Bukan maksud untuk menakuti, hanya ingin semua jadi lebih waspada..
Melihat besarnya angka kejadian kanker ini, sepertinya kanker payudara memang layak diberi perhatian khusus..
Saat ini kejadian kanker payudara menduduki peringkat kedua terbanyak pada perempuan setelah kanker leher rahim. Selain itu, dalam hal penampilan payudara sudah lama menjadi bagian ‘sakral’ dari tubuh perempuan..
So..harus dijaga!
Pernah dengar faktor resiko?
faktor resiko adalah hal-hal yang ‘mengundang’ terjadinya penyakit..
Kali ini kita akan membahas apa saja sih faktor resiko kanker payudara itu dan yang paling penting, bila ternyata anda ‘beresiko’, maka anda harus rajin cek up payudara biar semua ‘aman’..
Faktor resiko yang paling ‘susah’ karena tidak mungkin diubah adalah umur. Kanker payudara banyak menyerang mereka yang berumur lebih dari 35 tahun. Hal inilah yang membuat semua perempuan HARUS mulai melakukan mammografi dan SARARI rutin sejak umur 35 tahun..
Faktor lain yang tidak bisa diubah lagi adalah mens pertama dan menopouse. Pada orang yang menstruasi pertama kurang dari umur 13 tahun dan belum menopouse di umur lebih dari 52 tahun lebih beresiko terkena kanker payudara..
Kelainan atau tumor jinak payudara yang pernah diderita juga menambah resiko akan terjadinya kanker payudara..
Selain itu, terjadinya kanker payudara dan kanker di bagian tubuh lain dalam keluarga apalagi keluarga dekat merupakan ‘Tanda Bahaya’ agar perempuan lebih waspada..
Kalau tadi membahas yang tidak bisa diubah, sekarang kita membahas faktor-faktor yang bisa ‘diajak rundingan’ hehe..
Yang pertama ternyata berhubungan dengan menikah, ‘punya anak’ dan menyusui. Pernikahan ternyata menurunkan faktor resiko kanker payudara, apalagi bila telah mempunyai anak yang dilahirkan sendiri, resikonya akan semakin berkurang. Ketiga ‘aktifitas’ diatas ternyata memberikan efek yang baik bagi keseimbangan hormonal yang berperan dalam mencegah perkembangan kanker payudara. Namun, yang paling baik adalah mempunyai bayi pertama sebelum umur 30 tahun dan mau menyusui bayinya lebih dari 4 bulan. Pada perempuan-perempuan yang mau melakukannya, resiko terjadinya kanker payudara jauh berkurang..
Jadi pingin cepat-cepat nikah dan punya anak?^^
Faktor yang bisa tapi ‘sulit’ dirubah adalah berat badan. ‘Sulit’ ini tentunya relatif bagi tiap orang namun dengan mengurangi berat badan menjadi berat badan normal, akan menurunkan resiko kanker ini..
Terus kalau tidak punya faktor-faktor tadi, bisa aman 100%?
Wait..wait..coba dibaca lagi tulisan diatas..
Faktor-faktor tadi ‘hanya’ meningkatkan, jadi walaupun kecil tentu ada kemungkinan kena juga walau tidak memiliki faktor resiko sama sekali..
Jalan satu-satunya biar aman ya screening payudara teratur baik dengan SARARI, USG payudara, maupun Mammografi..
Mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang…
Yang ‘indah-indah’ memang harus dilindungi…^^
Semoga selalu sehat,
ingin konsultasi tentang kesehatan? Follow @BramIrfanda on Twitter
ingin menampilkan artikel ini di blog, note, atau milis anda? silakan…namun HARUS mencantumkan nama penulis dan juga link berikut -> http://doktercare.com/anda-beresiko-kena-kanker-payudara.html







tanya dok, sekarang kan banyak suplemen pembesar payudara…aman gak sih..? apa iya suplemen ini jg bisa mengakibatkan kanker..?
Trimakasih..
Posted by ismaya | November 19, 2012, 12:14 pmTIDAK AMAN
semoga selalu sehat
Posted by DokterCare Team | November 24, 2012, 2:19 pm