Seorang Ibu hamil tentu ingin janin yang dikandungnya sehat dan tumbuh dengan baik. Masalahnya, Ketika Bulan Ramadhan datang, bila seorang Ibu Hamil puasa Ramadhan, ia harus Berhenti makan dan minum selama sekitar 14jam setiap harinya..
Banyak Ibu Hamil yang ingin Puasa Ramadhan, namun khawatir terhadap kondisi janin yang dikandungnya..
BERBAHAYAKAH bagi Janin bila BUMIL Puasa Ramadhan?
Apakah IBU HAMIL yg PUASA Ramadhan BEREFEK pada KECERDASAN, PERTUMBUHAN, dan KESEHATAN JANIN?
Untungnya, saat ini sudah ada banyak Penelitian yang mempelajari efek Puasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil dan janin yang dikandungnya, diantaranya:
Penelitian yang dilakukan Kavehmanesh dkk menyimpulkan bahwa PUASA selama RAMADHAN yang dilakukan oleh BUMIL TIDAK BEREFEK pada BERAT BADAN JANIN SAAT LAHIR..
Sedangkan Penelitian yang dilakukan Moradi menyimpulkan bahwa PUASA selama RAMADHAN pada BUMIL TIDAK BEREFEK pada PERTUMBUHAN JANIN, JUMLAH KETUBAN maupun peredaran darah dan nutrisi antara IBU dengan JANIN..
Penelitian Salleh juga menyimpulkan hal yang hampir sama, yakni BUMIL yang PUASA selama RAMADHAN TIDAK BEREFEK pada BERAT BADAN JANIN saat LAHIR dan PERTAMBAHAN Berat Badan Ibu saat Hamil..
Penelitian yang dilakukan oleh Azizi dkk menyimpulkan bahwa PUASA selama RAMADHAN Oleh BUMIL TIDAK BEREFEK pd KECERDASAN (IQ) ANAK nantinya setelah dewasa..
Sedangkan Penelitian Ozturk dkk berkesimpulan bahwa PUASA selama RAMADHAN TIDAK BEREFEK pada KESEHATAN BUMIL
(Maternal Oxidative stress), PERTUMBUHAN JANIN maupun BERAT BADAN LAHIR JANIN..
Penelitian yang dilakukan Dikensoy dkk menyimpulkan bahwa PUASA selama RAMADHAN oleh BUMIL TIDAK akan BEREFEK pada PERTUMBUHAN dan KESEHATAN JANIN serta TIDAK
MENYEBABKAN KETONEMIA (suatu Kondisi BERBAHAYA yang dapat mematikan)..
Dari BERBAGAI PENELITIAN tersebut, bisa disimpulkan bahwa PUASA RAMADHAN AMAN Bagi IBU HAMIL tanpa komplikasi..
Ibu Hamil sebaiknya tidak Berpuasa Ramadhan, bila ada Beberapa Komplikasi Kehamilan berikut ini: PERDARAHAN kehamilan, HIPERTENSI, Preeklamsi, Muntah2 parah, diabetes, placenta previa, dll
Penelitian yang dilakukan Prentice dkk menyimpulkan bahwa kadar GULA DARAH BUMIL Trimester 3 yang menjalankan PUASA Ramadhan LEBIH RENDAH dibanding yang Tidak, jadi sebaiknya BUMIL yang menginjak umur kehamilan 9 bulan untuk tidak berpuasa. Hal ini disebabkan karena Kadar GULA DARAH Ibu Hamil yg CUKUP, BERGUNA UNTUK TENAGA saat MELAHIRKAN..
KOMPOSISI makan yang LENGKAP dengan JUMLAH yang CUKUP HARUS DIPENUHI oleh BUMIL yang PUASA RAMADHAN..
Komposisi Lengkap untuk BUMIL terdiri dari Karbohidrat (nasi dll) + Lemak&Protein (telur, daging dll) + Vitamin&Mineral (sayur+buah)..
Konsumsi CAIRAN dalam sehari HARUS CUKUP: 1Liter Cairan per 25Kg Berat Badan Bumil Per HARI..
Bila setelah dicoba PUASA, ternyata dehidrasi/kekurangan cairan dengan gejala lemah, pusing, berkunang2, kencing gelap dll, PUASA BISA DIHENTIKAN..
Bila semua hal diatas dipraktekkan dengan benar, walau Ibu Hamil berpuasa penuh selama Ramadan, kesehatan Ibu dan janin akan Terjaga..
InsyaALLAH..
Semoga Selalu Sehat,
Ingin konsultasi tentang kesehatan dengan kami? Follow @dr_BramIrfanda on Twitter
ingin menampilkan artikel ini di blog, note, atau milis anda? silakan…namun HARUS mencantumkan nama penulis dan juga link aktif berikut -> http://doktercare.com/efek-panduan-ibu-hamil-puasa-ramadhan.html
* Mohon Disebarkan ya dengan mengklik tombol dibawah..demi keluarga dan teman-teman kita, agar mereka tau informasi ini juga..
Untuk Kehidupan dan Kesehatan yang lebih baik bagi kita dan dunia, Mohon disebarkan ya!^^
Artikel Terkait :







thank’s to share.. ^_^
Posted by vasthi | July 24, 2012, 1:11 pm