Penyakit TOXOplasmosis yang disebabkan oleh Parasit Protozoa bernama Toxoplasma gondii bisa menjadi PENYEBAB JANIN CACAT dan janin tidak berkembang. Oleh karena komplikasi Toxoplasmosis bagi janin begitu mengerikan, Pemeriksaan TOXO sebelum dan selama hamil sangat dianjurkan untuk dilakukan mereka yang berencana atau sedang hamil. Apalagi pada ibu hamil, infeksi TOXO tidak mempunyai gejala khusus bahkan sering tidak bergejala..
Pemeriksaan TOXO atau Toxoplasma Gondii sebaiknya dilakukan sebelum hamil. hal ini dikarenakan TOXO bisa menginfeksi janin bila Ibu terkena TOXO dalam waktu sekitar 6 bulan terakhir sebelum hamil..
Pemeriksaan TOXO selama kehamilan sebaiknya dilakukan terutama pada 4 bulan pertama masa kehamilan. Masa 4 bulan pertama kehamilan merupakan periode pembentukan bagian tubuh janin. Bila janin terkena infeksi TOXO pada masa 4 bulan pertama kehamilan ini, kemungkinan terjadinya cacat berat pada janin tinggi..
Pemeriksaan TOXO yang umum dilakukan untuk mengetahui adanya respon pertahanan tubuh terhadap TOXO adalah Ig G & Ig M Toxoplasma. Darah BUMIL yang diambil dan diperiksa bisa menunjukkan apakah ada Toxoplasma Gondii atau tidak..
Bila hasil Pemeriksaan menunjukkan Ig G TOXO (+), sedangkan Ig M TOXO (-) menunjukkan infeksi TOXO yang sudah lama yakni lebih dari 12 bulan dan Toxoplasma Gondii tidak lagi aktif sehingga tidak perlu dilakukan pengobatan..
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan Ig G TOXO (+), sedangkan Ig M TOXO (+) menunjukkan infeksi TOXO yang berlangsung kurang dari 12 bulan terakhir. Hasil seperti Ini harus dilakukan pemeriksaan Ig G TOXO Avidity..
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan Ig G TOXO (+), sedangkan Ig M TOXO (+) dan Ig G Avidity kadarnya tinggi, hal ini menunjukkan infeksi TOXO berlangsung kurang dari 12 bulan terakhir , namun Toxoplasma Gondii sudah tidak lagi aktif sehingga tidak memerlukan pengobatan..
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan Ig G TOXO (+), sedangkan Ig M TOXO (+) dan Ig G Avidity kadarnya rendah, hal ini menunjukkan infeksi TOXO yang masih aktif dan perlu pengobatan bila berencana mau hamil atau sedang hamil..
Bila memungkinkan, sebaiknya sebelum diberikan pengobatan, dilakukan pemeriksaan Toxoplasma ulangan atau pemeriksaan jenis lainnya untuk memastikan hasil pemeriksaan Laboratorium..
Bila seorang Ibu hamil terinfeksi Toxoplasma Gondii yang masih Aktif dan dicurigai janin dalam kandungan ikut terinfeksi, bisa dilakukan pemeriksaan cairan amnion atau ketuban..
Pada Orang sehat yang tidak hamil, hasil apapun dari pemeriksaan ini tidak memerlukan pengobatan karena pada orang sehat infeksi TOXO bisa diredam oleh pertahanan tubuh sehingga tidak akan berakibat buruk dan tidak timbul komplikasi Toxoplasmosis..
Bila seseorang menderita penurunan daya tahan tubuh seperti pada HIV AIDS, Hasil pemeriksaan Ig G & Ig M seringkali menipu karena sering negatif walau sedang terinfeksi Toxoplasma Gondii aktif, sehingga pengobatan perlu dilakukan berdasarkan klinis. Bila infeksi TOXOplasma pada penderita HIV AIDS tidak diobati, sering terjadi Infeksi TOXOplasma Parah yang sangat mematikan..
Walaupun sudah ada sarana pemeriksaan dini infeksi Toxoplasma, pencegahan penularan Toxoplasma tetap yang paling aman dan harus dilakukan..
Semoga Selalu Sehat,
Ingin konsultasi tentang kesehatan dengan kami? Follow @dr_BramIrfanda on Twitter
ingin menampilkan artikel ini di blog, note, atau milis anda? silakan…namun HARUS mencantumkan nama penulis dan juga link aktif berikut -> http://doktercare.com/pemeriksaan-toxoplasma.html
* Mohon Disebarkan ya dengan mengklik tombol dibawah..demi keluarga dan teman-teman kita, agar mereka tau informasi ini juga..
Untuk Kehidupan dan Kesehatan yang lebih baik bagi kita dan dunia, Mohon disebarkan ya!^^
Artikel Terkait :
1. TOXOplasma : Penyebab Janin Cacat







Discussion
No comments yet.