5 Cara Mudah Berhenti Merokok

Bisakah mengurangi bahaya rokok terhadap kesehatan?

Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk menghindari penurunan daya tahan tubuh menjadi lebih parah. Saat seorang berhenti merokok, sebagian besar sistem kekebalan tubuhnya akan kembali membaik dengan sendirinya. Hal ini umumnya akan berjalan optimal selama orang tersebut tidak terserang penyakit infeksi yang serius seperti pneumonia dan mengalami kerusakan organ saluran pernapasan.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahaya rokok terhadap kesehatan saat Anda sedang mencoba berhenti merokok, di antaranya:

  • Perbaiki pola makan. Memenuhi  kebutuhan vitamin dan mineral akan mempercepat pemulihan daya tahan tubuh. Bila memang diperlukan, lengkapi dengan suplemen tertentu.
  • Penuhi asupan vitamin D. Vitamin D adalah komponen penting dalam mempertahankan daya tahan tubuh. Anda dapat memenuhi asupan vitamin D dari paparan sinar matahari atau buah dan sayuran.
  • Olahraga. Aktif bergerak akan membantu memperlancar sirkulasi oksigen yang bermanfaat pada fungsi jantung serta pembuluh darah sehingga dapat memperkuat sistem imun tubuh Anda.
  • Hindari sumber penularan penyakit. Paparan penyakit infeksi dapat terjadi di mana saja. Namun, hindari pola penularan yang sangat berisiko seperti saat di rumah sakit dan kontak terhadap orang yang mengalami penyakit infeksi. Pemutusan penularan juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri serta lingkungan.

Mengapa sulit sekali untuk berhenti merokok?

Nikotin merupakan penyebab para perokok aktif sulit sekali untuk berhenti merokok. Nikotin sendiri adalah zat yang secara alami dapat ditemukan pada tembakau. Zat ini sama adiktifnya dengan kokain atau heroin.

Ya, nikotin memengaruhi kinerja otak sehingga dapat memicu ketergantungan. Nikotin dapat diserap oleh mukosa mulut saat merokok, dan mencapai otak hanya dalam waktu 10 detik setelah diisap. Proses penyerapan ini lebih cepat dari obat-obatan yang diberikan melalui pembuluh darah, seperti infus.

Zat ini menyebabkan ketergantungan dengan cara memicu peningkatan hormon dopamin pada otak. Peningkatan hormon ini juga disertai dengan penurunan enzim monoamineoxidase, yaitu enzim yang berperan dalam menurunkan kadar dopamin. Tanpa enzim tersebut, kadar dopamin dalam tubuh akan lebih sulit dikendalikan sehingga menyebabkan ketergantungan, yang pada akhirnya juga mengubah cara Anda berpikir dan berperilaku.

Jika Anda selesai menghabiskan satu batang rokok, kadar nikotin yang terserap tubuh akan mulai mengalami penurunan. Perasaan senang, rileks, dan tenang yang ditumbulkan rookok pun akan memudar. Hal ini menyebabkan Anda ingin merokok lagi supaya bisa mendapatkan kembali sensasi dan perasaan tersebut.

Jika Anda tidak segera merokok, Anda akan mengalami perubahan perilaku. Misalnya jadi lebih sensitif dan mudah marah. Saat perokok merokok kembali, perasaan tersebut hilang dan siklus beracun ini terus berlanjut.

Secara umum, semakin banyak nikotin yang diserap cairan mulut saat merokok, semakin kuat pula efek ketergantungan yang akan dialami seseorang. Akibatnya, Anda pun akan semakin sulit untuk berhenti merokok.

Meski begitu, bukan berarti berhenti merokok itu mustahil

Bagi Anda perokok aktif, berhenti merokok memang tak mudah. Meski begitu, berhenti merokok bukan juga hal yang mustahil Anda lakukan. Godaan paling besar ketika memutuskan untuk berhenti merokok adalah faktor lingkungan. Ya, tinggal bersama, bekerja, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang yang merokok dapat memicu keinginan untuk merokok saat Anda sedang berusaha untuk berhenti.

Oleh karena itu, simak beberapa tips di bawah ini yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi kesulitan dalam berhenti merokok:

1. Bulatkan niat dan tekad

Mengingat bahaya merokok bagi kesehatan tidak boleh disepelekan, Anda harus berkomitmen untuk segera berhenti merokok mulai dari sekarang. Niat dan tekad yang kuat merupakan modal penting supaya Anda dapat berhenti merokok. Jika niat dan keinginan Anda sudah sekuat baja, berbagai godaan yang ada di depan mata dapat Anda hiraukan dengan mudah. Jangan biarkan siapa pun menggoyahkan rasa percaya diri Anda dalam proses pemulihan. Anda sudah berada di jalan yang benar.

Biasanya, proses terberat dari berhenti merokok terasa pada dua minggu pertama. Oleh sebab itu, jika Anda sudah melewati dua minggu awal berhenti merokok, jangan sampai Anda kembali tergoda untuk merokok lagi. Pasalnya, hal tersebut akan membuat segala usaha yang sudah Anda lakukan menjadi sia-sia.

2. Minta dukungan orang-orang di sekitar Anda

Jangan sungkan untuk meminta bantuan pada orang-orang di sekitar Anda, jika Anda serumah atau berteman dengan sesama perokok. Mintahlah mereka untuk tidak merokok di sekitar Anda atau tidak memberi Anda rokok, meskipun Anda sendiri yang meminta. Jika teman-teman di kantor merupakan perokok, mintalah mereka untuk tidak mengajak Anda merokok bersama saat istirahat.

3. Cari kesibukan lain

Saat stres datang, hasrat untuk kembali merokok biasanya ikut meningkat. Jika sudah begini, Anda harus pintar-pintar mengatasinya. Cobalah cari kegiatan lain yang bisa membuat diri Anda sibuk dan terfokus ke hal lain.

Jika Anda tak tahan dengan kekosongan mulut, Anda bisa makan permen, mengunyah permen karet bebas gula, atau ngemil buah dan sayuran segar. Bahkan, beberapa orang juga sering menggigit-gigit sedotan. Anda juga dapat menyibukkan tangan Anda dengan mengutak-atik mesin mobil atau motor.

4. Ulur waktu

Jika Anda sudah tidak kuat lagi, bahkan sebatang rokok dan korek juga sudah ada di tangan, Anda dapat mengikuti tips ini. Cobalah untuk mengulur waktu atau menunda merokok selama 10 menit.

Jadi, jika Anda ingin merokok, cobalah untuk menunggu sekitar 10 menit. Sering kali, setelah menunggu 10 menit, keinginan merokok itu hilang, atau pikiran Anda menjadi jernih kembali dan Anda pun menyadari bahwa Anda sebenarnya tidak butuh rokok. Lakukan cara ini setiap kali hasrat untuk merokok kembali datang.

5. Selalu ingat apa alasan Anda berhenti merokok

Jika pada akhirnya Anda menyerah, ingatlah selalu apa alasan Anda ingin berhenti merokok. Cobalah tulis semua daftar alasan tersebut dan tempatkan daftar alasan tersebut di tempat yang bisa Anda lihat. Ini dilakukan sebagai bahan untuk refleksi diri. Apalagi jika alasan Anda berhenti merokok adalah keluarga Anda, khususnya orangtua, anak, atau pasangan.

Itu lah Tips Bagi Anda yang ingin berhenti merokok namun sulit untuk meninggalkan kecanduan Anda terhadap rokok. Semoga bermanfaat 🙂

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *