Alami Gejala Flu? Waspada! Corona miliki Gejala Hampir Sama!

“Menelan banyak korban jiwa.”

Penyebaran penyakit karena virus semakin membahayakan manusia. Dengan media penularan yang berbeda, mengancam kehidupan.

Seperti virus yang menjadi lakon dan menggemparkan beberapa negara pada akhir-akhir ini.

Keamanan diperketat, dan kebersihan dijaga begitu luar biasa, demi menghentikan penyebaranya.

COVID-19 atau disebut dengan virus Corona, yang diduga penyebaranya dimulai dari daerah Wuhan, China.

Jadi . . .

Seberapa bahayakah virus ini?

Mari bersama mengenali dan mewaspadai, untuk mencegah infeksi  virus yang sudah menjangkit ribuan korban ini.

Apa itu Virus CORONA?

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, ternyata virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle – East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan cara penyebaran virus corona dari satu orang ke lainnya, yaitu ketika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau bernapas, mereka melepaskan seperti tetesan cairan yang juga terdapat virus corona. Kebanyakan tetesan atau cairan itu jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya -seperti meja, meja, atau telepon. Dan dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi, dilanjut dengan menyentuh mata, hidung, atau mulut maka, dipastikan orang tersebut bisa terinfeksi virus COVID-19 (Corona). Jika seseorang berdiri pada jarak 1 atau 2 meter dari seseorang dengan COVID-19, maka seseorang tersebut dapat terinfeksi, melalui batuk ataupun ketika mereka menghembuskan napas. Hingga disimpulkan, penyebaran COVID-19 sama dengan penyebaran flu. Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami gejala ringan dan sembuh. Namun, beberapa kasus virus Corona berlanjut dengan mengalami penyakit yang lebih serius dan mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit.

Apa Saja Gejala Virus CORONA?

Infeksi virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala yang sama dengan flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Meskipun sekilas sama, namun kedua virus tersebut berasal dari golongan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda pula.

Virus penyebab flu berasal dari golongan rhinovirus. Virus ini menyebar dari manusia ke manusia dan paling sering menyerang anak-anak atau remaja. Infeksi rhinovirus bisa terjadi sepanjang tahun, tapi paling sering di musim hujan.

Lalu Apa Perbedaan Gejala Flu dan CORONA?

Flu biasa

Flu biasa terjadi ketika rhinovirus menyerang saluran pernapasan. Umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas). Gejala-gajalanya adalah sebagai berikut:

  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat dan berair
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Batuk
  • Demam (jarang)

Gejala-gejala tersebut biasanya baru akan muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.

COVID-19

Sama seperti rhinovirus, virus Corona juga menginfeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, orang yang terkena infeksi virus Corona bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. Meski begitu, virus Corona yang sekarang sedang mewabah lebih sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan bawah.

Ada 3 gejala utama yang dapat muncul pada pasien COVID-19, yaitu:

  • Demam tinggi
  • Batuk
  • Sesak napas

Selain itu, pasien COVID-19 bisa juga mengalami gejala lain, seperti nyeri otot, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, pilek, diare, mual dan muntah. Meskipun gejala ini sangat jarang terjadi.

Pada kasus yang parah, infeksi COVID-19 bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal.

 

Bagaimana Seseorang dinyatakan POSITIF CORONA?

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Gejala yang disebabkan oleh virus Corona bisa saja sama dengan flu biasa. Oleh karena itu, dokter juga aga bertanya apakah pasien berpergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis virus Corona, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak.
  • Rontgen dada, untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

 

Virus Corona Bisa disembuhkan?

Infeksi virus Corona belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:

  • Memberikan obat pereda deman dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin pada penderita infeksi virus Corona yang masih anak-anak.
  • Menganjurkan penderita untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita untuk istirahat yang cukup dan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan dan mengharuskan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:

  • Pneumonia
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal Ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute Respiratory Distress Syndrome
  • Kematian

Apakah CORONA Bisa Dicegah?

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan virus corona yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Pastikan Anda memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi virus Corona, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

 

Jika Anda memiliki gejala seperti yang disebutkan, segera periksakan diri ke Dokter untuk memastikan dan mengantisipasi infeksi dari awal.

 

Jaga kesehatan Anda, karena Anda Berharga! 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *