Apakah Menstruasi Kamu Sudah Normal?

Menstruasi merupakan suatu hal yang terjadi secara alamiah pada perempuan. Pada umumnya setiap satu bulan sekali perempuan akan mendapatkan menstruasinya. Dan ketika menstruasi itu tiba, maka perubahan hormonal itu akan terjadi sehingga bisa menyebabkan perubahan mood, perubahan psikis serta perubahan emosi secara signifikan.

Apakah Menstruasi itu?

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi.

Menstruasi merupakan siklus alami yang terjadi pada tubuh wanita. Siklus ini umumnya akan muncul tiap sekitar 4 minggu, dimulai sejak hari pertama menstruasi mulai hingga hari pertama menstruasi berikutnya tiba.

Bagaimana menstruasi bisa terjadi?

Menstruasi ditandai dengan meluruhnya lapisan dinding rahim sehingga terjadilah perdarahan yang keluar dari vagina. Namun sebelum hal ini terjadi, ada proses yang harus Anda lewati terlebih dulu.

Pada awalnya, indung telur (ovarium) akan melepaskan sel telur untuk kemudian menempel di dinding rahim — menunggu untuk dibuahi oleh sperma. Sembari menunggu kedatangan sperma, jaringan dinding rahim akan terus menebal guna mempersiapkan diri menghadapi kehamilan. Bila ada sel sperma yang masuk, sel telur bisa dibuahi untuk kemudian berkembang menjadi bakal janin.

Sebaliknya bila sel telur tidak kunjung dibuahi, lambat laun jaringan dinding rahim tersebut akan mulai rontok dan luruh, yang dikeluarkan lewat vagina. Proses ini akan kembali terulang lagi dari awal setelah menstruasi Anda selesai.

Proses terjadinya menstruasi dari awal sampai akhir ini disebut dengan siklus menstruasi. Tidak semua wanita memiliki siklus haid yang sama: ada yang normal dan teratur, ada juga yang kebalikannya.

Lantas, berapa harikah lamanya menstruasi yang normal?

Keluarnya darah menstruasi normal biasanya berlangsung selama 7 hari. Ada pula yang mengalami selama 3-5 hari saja. Jangan khawatir bila rentang waktu menstruasi Anda tidak jauh dari 5 hari.

Ini berarti periode menstruasi Anda masih normal. Rentang waktu menstruasi memang bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi tubuh seseorang. Bahkan, lama periode menstruasi diri sendiri saja mungkin berbeda setiap bulannya.

Lalu Bagaimana Tanda Menstruasi yang Tak Normal?

Untuk berjaga-jaga, Anda mungkin perlu mengetahui tanda-tanda kondisi menstruasi yang tak normal. Tanda pertama adalah Anda sangat sering mengganti pembalut atau tampon. Bukan hanya 2-4 pembalut setiap harinya, tetapi bahkan setiap 1-2 jam.

Anda bahkan hingga perlu mengganti pembalut di malam hari di waktu tidur. Selain itu, ketahuilah bahwa darah menstruasi normal hanya disertai gumpalan darah kecil. Bila gumpalan darah yang menyertainya terlalu besar, maka ini bisa jadi pertanda bahwa menstruasi tak normal.

Siklus menstruasi normal itu seperti apa?

Pada umumnya, siklus menstruasi normal rata-rata terjadi setiap 28 hari. Ada pula yang memiliki siklus haid sekitar 25 sampai 35 hari. Ini masih terhitung normal. Anda dianggap memiliki haid yang teratur jika menstruasi datang setiap 23 hari atau setiap 35 hari, atau dalam rentang waktu 23 hari – 35 hari.

Waktu ovulasi (saat indung telur melepaskan sel telurnya) pada siklus haid yang normal akan selalu datang di hari ke-14, tepat di pertengahan siklus. Masa ovulasi juga sering disebut sebagai masa subur, ketika sel telur siap untuk dibuahi oleh sperma. Jika tidak, hari pertama menstruasi akan tiba dalam 14 hari kemudian.

Misalnya begini: Hari pertama menstruasi Anda tepat jatuh setiap tanggal 5, yang berarti menstruasi Anda selesai di sekitar tanggal 12. Dengan demikian, masa ovulasi Anda yang sebelumnya jatuh sekitar tanggal 20-21 di bulan lalu. Sementara masa ovulasi Anda selanjutnya akan datang dalam 14 hari setelah hari terakhir menstruasi Anda (tanggal 12), yaitu di tanggal 26-27 masih di bulan yang sama.

Nah, demikian info mengenai Lamanya Menstruasi yang Normal. Jika Anda merasa menstruasi Anda tidak normal, segera konsultasikan masalah Anda dan periksakan diri Anda ke dokter.

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *