Awali Sahur Pagi dengan Mie? Bolehkah?

Puasa

Terdapat sahur sebelum fajar menyambut, sebagai bagianya. Bangun sebelum waktu normal  yang dilakukan beberapa orang pada umumnya. Masak pagi , ketika pada waktu sebelumnya ,beberapa masih menikmati mimpi dalam tidur sebagai rutinitas harianya.

Masih mengantuk.

Malas gerak untuk masak.

Ribet.

Berbagai macam alasan yang sering di ungkapkan beberapa orang.

Untuk mempermudah hal tersebut beberapa orang tak jarang memilih sesuatu yang cepat, ringkas, instan bahkan hemat untuk siapkan energi pada sahur pagi sebagai bahan untuk menghadapi hari.

Instan.

Apa yang muncul dalam benak pembaca ketika terlintas kata tersebut ?

Sejenis makanan cepat yang tak perlu banyak waktu dan tenaga untuk bisa mengonsumsinya .

Bisa jadi, bubur seduh yang tinggal diberi air panas, lalu menunggu beberapa menit saja , langsung bisa dikonsumsi sebagai pengisi energi hari. Lalu, sesuatu yang tak lagi asing bagi beberapa orang terlebih biasanya anak kost yang selalu jadikan “sesuatu” ini sebagai persediaan wajib, yang selalu ada disaat waktu yang dibutuhkan.

disaat “Lapar” datang tanpa di undang , misalnya .

Namun bukan hanya anak kost , beberapa orang dalam rumah tangga juga tak jarang menjadikanya sebagai persediaan wajib,sejenis amunisi ?

Untuk melawan musuh bernama “Lapar”.

Bisa jadi!

Namun apakah tidak masalah mengawali hari puasa dengan amunisi berupa “Mie “?

Pakar kesehatan menyebutkan mie instan merupakan makanan yang hanya memiliki karbohidrat dan kalori saja,padahal ketika tubuh seseorang sedang berpuasa , segala nutrisi dan gizi tetap harus terpenuhi karena kita tidak bisa makan dan minum sesuai waktu yang kita inginkan seperti hari normal pada umumnya .

Jika tubuh hanya menerima kalori dan karbohidrat saja ,lalu untuk kebutuhan lain seperti asupan serat , mineral dan vitamin serta komponen lainya , didapatkan dari mana?

Apakah hal ini berarti kita sebaiknya tidak sahur dengan mie instan?

Boleh saja sahur menggunakan mie instan sebagai bahan untuk isi energi sebagai modal awali hari,namun jangan dilakukan berkali-kali karena tubuh juga wajib terima asupan energi lain agar dapat bersinkronisasi dengan sempurna setiap hari.

Sayuran yang mengandung serat dan berbagai macam gizi.

Daging ,telur,tempe  yang mengandung lemak , serta protein hewani dan nabati.

Buah yang mengandung vitamin ,mineral dan beraneka gizi.

Membantu tubuh tetap sehat,segar meskipun dalam kondisi berpuasa , karena kebutuhan gizi yang tercukupi .

Pakar gizi Patrick Holfond sendiri menyarankan kita mengkonsumsi sayuran dengan porsi yang setara dengan mie instan tersebut. Dengan adanya sayuran, maka kita bisa memenuhi asupan zat besi, vitamin A dan C, antioksidan, dan berbagai mineral dan nutrisi lain yang bisa membuat kita kuat berpuasa sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Tak hanya itu, kita juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh lebih baik dalam melawan radikal bebas, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan memastikan produksi sel darah merah tetap normal.

Jadi kesimpulanya , boleh makan mie instan asalkan diganti dengan asupan sayuran dengan porsi setara dengan mie yang telah dikonsumsi!

 

 

Sayangi diri , dengan mengonsumsi makanan sehat setiap hari! 🙂

Selamat menunaikan ibadah puasa!  🙂

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *