Bintik-bintik Merah Pada Si Kecil? Waspada Flu Singapura!

Jika belakangan ini Anda mendapati banyak bintik-bintik merah pada kulit si kecil, terutama di dalam atau sekitar mulut (lidah, gusi, pipi dalam), di telapak tangan dan kakinya, hingga kadang di pantatnya, Anda harus waspada. Pasalnya ini bisa jadi tanda dari gejala flu singapura pada anak.

Apa itu flu Singapura?

Flu Singapura, adalah infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit yang umumnya menyerang anak-anak ini bisa juga terjadi pada orang dewasa. Penderita flu Singapura biasanya mengalami bintil-bintil berair dan sariawan di dalam mulut, tangan, dan kaki. Terkadang luka-luka tersebut juga muncul di siku, bokong, lutut, dan lipatan paha.

Dalam dunia kedokteran, Flu Singapura dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (KTM). Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kelompok virus bernama enterovirus. Di dalam Genus Enterovirus terdiri dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. Penyebab KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71. Berbagai enterovirus dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Siapa saja yang berisiko terkena flu singapura?

Penyebaran penyakit ini paling umum terjadi pada anak-anak, risiko paling tinggi terutama dihadapi oleh anak di bawah lima tahun. Meski begitu penyakit ini tetap bisa dialami oleh anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa juga.

Wabah flu Singapura paling rentan menyebar selama musim panas dan awal musim gugur di negara-negara empat musim, tapi dapat terjadi sepanjang tahun di daerah beriklim tropis, dan terutama di kawasan komunitas tertentu (misalnya tempat penitipan anak).

Beberapa faktor lainnya yang membuat seseorang lebih rentan terkena flu Singapura adalah:

  • Kebersihan diri yang buruk. Hal ini akan memberi lebih banyak peluang bagi virus untuk menginfeksi tubuh.
  • Sering berada di tempat umum. Flu Singapura adalah penyakit menular sehingga jika Anda atau anak Anda melakukan kontak dengan banyak orang dalam waktu yang lama, risiko terkena penyakit akan lebih tinggi.

Bagaimana Gejala Flu Singapura?

Periode inkubasi virus kira-kira terjadi sekitar 3-7 hari. Demam biasanya merupakan tanda pertama, diikuti nyeri tenggorokan, sakit menelan, sariawan, dan kadang-kadang lemas serta hilangnya nafsu makan. Hari pertama dan kedua setelah demam terjadi, anak akan mengalami peradangan yang hebat di tenggorokan dan mukosa mulut.  Kemerahan di tangan dan kaki, serta pantat juga dapat terjadi 1-2 hari kemudian.

Kemerahan di kulit dimulai dengan bercak merah datar, yang nantinya berubah menjadi warna mengkilat yang tampak dalam 1-2 hari. Kemerahan tidak gatal, dan biasanya tampak di telapak tangan maupun telapak kaki. Flu Singapura ini juga dapat memberikan gejala:

  • Demam
  • Radang tenggorokan.
  • Lemas dan rasa tidak enak badan.
  • Lesi di mukosa lidah, mulut, dan di bagian dalam pipi yang merah dan mengkilat
  • Kemerahan di kulit, tidak gatal tapi kadang-kadang nyeri di telapak tangan, kaki, dan pantat.
  • Iritablitas (mudah marah dan rewel) pada anak-anak.
  • Hilangnya nafsu makan.

Bagaimana Cara Penularan Flu Singapura?

Flu singapura mudah menular. Penularannya mirip penyakit flu, yaitu melalui kontak langsung dengan penderita.

Medianya yaitu droplet. Jadi, saat penderita bersin, bernapas, batuk, maupun pilek, virus itu langsung terisap dan menyebabkan anak lain sakit.

Selain kontak langsung, flu singapura juga dapat menular lewat barang, mainan, peralatan makan, pakaian, dan barang lainnya yang terkontaminasi oleh lendir yang sudah terkontaminasi virus flu singapura.

Penyakit flu singapura juga dapat dibawa oleh nyamuk dan lalat.

Anak yang sudah terkena flu singapura, biasanya kebal terhadap penyakit ini.

Dengan catatan, virus strain-nya sama, tapi jika virus strainnya berbeda, anak tetap dapat terkena lagi.

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *