Cara Mudah Mengatasi Luka Bakar

Apa pun yang sedang Anda lakukan, pastikan Anda berhati-hati dan tetap awas terhadap lingkungan sekitar. Jika ceroboh sedikit saja, akibatnya bisa jadi cukup serius. Misalnya, ketika seseorang sedang berjalan di dekat sepeda motor dan secara tidak sengaja kakinya menyenggol knalpot yang masih sangat panas. Atau ketika sedang menyetrika pakaian, setrika yang panas bisa jatuh dan melukai kulit. Hal ini bisa menyebabkan luka bakar dan Anda harus segera menanganinya.

Setiap orang pasti berisiko terkena luka bakar, apalagi mereka yang bekerja berhubungan dengan penggunaan api atau zat-zat yang mudah meledak. Bila Anda mengalami luka bakar, segeralah untuk mengobatinya.

Penanganan Luka Bakar

Penanganan yang tepat dan cepat akan meminimalisir bekas luka bakar yang tertinggal.

Caranya:

  • Pertama kali kena luka bakar (tingkat pertama atau kedua), basuh luka bakar dengan air bersih yang mengalir selama sekitar 10 menit.
  • Kemudian segera rendam dengan air yang sejuk selama 5-10 menit.
  • Gunakan salep antibiotik ke daerah yang terluka.
  • Untuk luka bakar tingkat kedua, sebaiknya konsultasikan ke dokter setelah melakukan pertolongan pertama di rumah.
  • Gunakan perban kasa steril yang tidak lengket untuk melindungi kulit yang terbakar agar tidak infeksi.
  • Sembari mengobati, konsumsi makanan tinggi antioksidan dan protein, serta minum banyak air putih.

Menghilangkan bekas luka bakar dengan bahan alami

Selain menggunakan salep atau obat yang dibeli di apotek, kita bisa memadukan bahan alami untuk membantu menghilangkan bekas luka bakar. Ada beberapa bahan alami di sekitar kita yang dapat membantu menghilangkan luka bakar. Namun, pastikan sudah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas sebelum menghilangkan bekas luka bakar dengan tiga bahan alami berikut ini.

1. Madu

Ilustrasi madu dan kayu manis(Mariakarabella) Madu memiki sifat antiradang dan antibakteri. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa mengoleskan madu pada luka bisa membantu menyembuhkan dan membersihkan area yang terluka, mengurangi rasa sakit, dan menyamarkan bekas luka. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa madu bisa menyembuhkan luka bakar lebih cepat dibandingkan krim antibiotik tradisional dan kain kasa.

2. Lidah buaya

Ilustrasi lidah buaya(kirisa99) Dilansir dari Medical Daily, lidah buaya telah digunakan untuk pengobatan medis selama ribuan tahun. Lidah buaya juga dikenal sebagai tanaman yang dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka bakar dari gel di dalamnya. Gel atau getah dalam lidah buaya juga dapat menghilangkan rasa sakit, bengkak, dan membantu mempercepat proses penyembuhan secara keseluruhan akibat luka bakar.

3. Minyak lavender

Ilustrasi minyak lavender(grafvision) Minyak yang memiliki sifat antibakteri ini ternyata juga memiiliki efek penyembuhan pada luka bakar. Dua sampai tiga tetes minyak lavender pada luka bakar bukan hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga meminimalkan jaringan parut yang terbentuk. Pada beberapa orang, muncul efek seperti terbakar saat menggunakan minyak ini, tapi lama kelamaan akan berkurang efek yang dirasakan beserta bekas luka bakarnya.

Jangan langsung meneteskan minyak ini ke kulit yang terbakar. Campurkan dulu 1-2 tetes minyak ini dengan minyak lain seperti minyak zaitun atau baby oil. Meskipun minyak lavender bisa membantu proses penyembuhan luka bakar, hati-hatilah terhadap waktu penggunaannya sebab minyak ini memberikan efek menenangkan untuk membuat orang mudah tertidur.

4. Lidah buaya

Tanaman yang satu ini diduga memiliki sifat antiperadangan, dapat merangsang penyembuhan luka, melembapkan kulit, dan mampu mencegah perkembangan bakteri. Bahkan ada satu penelitian yang menunjukan jika gel lidah buaya ampuh mengobati luka bakar. Oleh karena itu, tidak salah jika lidah buaya sering kali dijadikan obat luka bakar alami.

Untuk menyembuhkan luka bakar, disarankan untuk mengoleskan gel lidah buaya asli langsung ke daerah yang terkena. Apabila menggunakan produk lidah buaya buatan, pilih produk dengan persentase kandungan lidah buaya yang tinggi. Selain itu, hindari produk yang mengandung bahan aditif, terutama pewarna dan parfum.

5. Kentang dan mentimun

Bahan alami tersebut dapat menyerap panas dalam kulit anda, selain itu juga dapat menghilangkan iritasi pada kulit Anda. Caranya yakni haluskan kentang dan mentimun yang sudah dikupas dan dicuci hingga bersih, Anda dapat menggunakan blender atau lainnya. Setelah itu oleskan pada bagian luka bakar di kulit, biarkan sampai mengering di kulit kemudian bilas dengan air dingin. Anda juga dapat menggunakan salah satu bahan saja, bisa kentang atau mentimun saja, caranya juga sama saja.

Pantangan untuk luka bakar

  • Jangan mengoleskan pasta gigi, karena bisa membuat kulit menjadi iritasi dan meningkatkan infeksi.
  • Jangan mengoleskan minyak seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak goreng. Minyak dapat menahan panas dan membuat kulit terus terbakar.
  • Jangan mengoleskan putih telur, karena bisa menyebabkan infeksi bakteri dan reaksi alergi.
  • Jangan memecahkan kulit yang melepuh dan menggelembung karena bisa menyebabkan infeksi.
  • Jangan mengoleskan mentega atau margarin ke luka bakar karena dapat menimbulkan infeksi.
  • Jangan melepaskan pakaian yang lengket. Jika pakaian menempel pada kulit yang terbakar, jangan coba-coba melepaskannya, cari pertolongan medis segera.
  • Jangan meletakkan es langsung ke atas luka bakar. Hal tersebut bisa memperparah kulit yang luka.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung. Kulit yang terbakar akan sangat peka terhadap sinar matahari.

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *