Cara Tepat Dapatkan Tubuh Ideal dengan CEPAT!

Sehat atau Bugar?

Mana salah satu yang anda pilih?

“Bukankah keduanya sama saja?”

Beberapa orang pada umumnya memberi arti sama mengenai kedua hal tersebut.

Bukankah sehat berarti memiliki tubuh yang bugar?

“Bukankah orang yang memiliki kebugaran tinggi, juga miliki kualitas kesehatan yang tinggi?

Nah!

Faktanya kesehatan dan kebugaran adalah dua hal yang berbeda, KESEHATAN merupakan sebuah kondisi dimana semua organ dan sel-sel tubuh dapat bekerja berkesinambungan dengan baik, serta menjalankan fungsi masing-masing dengan optimal. Lalu, untuk KEBUGARAN adalah kemampuan fisik untuk melakukan kegiatan atletik dengan latihan bagian tubuh tertentu yang dilakukan secara rutin tanpa menimbulkan rasa kelelahan yang berlebihan.

Lalu apa tujuan dari mengetahui perbedaan antara kesehatan dan kebugaran ini?

Tujuan dari mengetahui perbedaan keduanya adalah, agar kita menjadi lebih mengenal diri sendiri dengan mengidentifikasi tujuan apa yang ingin kita ciptakan untuk kondisi tubuh masing-masing, sehingga kita bisa menyesuaikan upaya apa yang harus kita lakukan, demi pendekatan hasil yang optimal dan efektifitas sebuah usaha.

“Aku sudah berusaha keras, tapi mana hasilnya?”

“Tubuhku sudah melampaui batasanya, aku tidak bisa lagi!”

“tidak ada harapan, sepertinya aku berhenti saja!”

“Mengapa malah bukan sehat yang kudapat, sudah! tubuhku sakit semua!”

Beberapa reaksi yang muncul karena sebuah antusias yang tidak didasari dengan pengenalan diri, dan identifikasi tujuan tadi.

Apa yang ingin dikejar?

Kesehatan atau Kebugaran?

Nah! setelah anda mengetahui dan mengenali diri dengan identifikasi tujuan tadi, langkah selanjutnya adalah mengetahui jenis olahraga yang sesuai dengan tujuan yang telah anda tentukan, agar tepat dan mendapatkan hasil yang mantap dengan menikmati segala perjuangan dengan senang hati! 🙂

Terdapat dua jenis olahraga fisik yang dilakukan, AEROBIK (dengan oksigen) dan ANAEROBIK (tanpa oksigen).

Apa itu?

Let’s talk about this furthermore! 🙂

Apa itu Olahraga Aerobik?

Olahraga AEROBIK  yang selama ini diketahui oleh sebagian besar orang adalah olahraga yang diadakan di dalam ruangan, melakukan gerakan-gerakan senam, atau pun menggunakan alat-alat olahraga sebagai pelengkapnya. Arti sebenarnya dari olahraga AEROBIK adalah, olahraga yang memerlukan banyak oksigen dan melibatkan banyak otot-otot besar. That’s why!

Olahraga tipe ini dilakukan dalam intensitas yang rendah dan dalam kurun waktu yang cukup lama!

Setiap melakukan aktivitas fisik, tubuh akan membentuk energi untuk dipakai sebagai energi. Ketika kita melakukan olahraga aerobik, maka sebagian besar tubuh menggunakan glikogen atau gula otot dan cadangan lemak sebagai bahan dasar dari pembentukan energi. Olahraga jenis ini baik untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan jantung. Oleh karena itu, olahraga aerobik sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh orang yang memiliki berat badan berlebih. Dengan melakukan olahraga aerobik, Anda juga dapat menurunkan kadar lemak dalam tubuh, menghindarkan Anda untuk mengalami stress, serta menurunkan berbagai risiko penyakit degeneratif.

Jenis olahraga aerobik adalah olahraga yang nyaman dilakukan, tanpa membuat Anda susah bernapas, seperti jalan santai, berenang, dansa, dan bersepeda. Masing-masing jenis olahraga aerobik memiliki durasi yang berbeda-beda.

 

Nah! karena Anda sudah paham apa itu olahraga AEROBIK, sekarang Yuk kenalan dengan ANAEROBIK!

Apa itu Olahraga Anaerobik?

Pada kondisi anaerobik, tubuh tidak menggunakan oksigen dalam proses pembentukan energi. Berbeda dengan olahraga aerobik yang menggunakan hampir seluruh otot yang ada di tubuh, olahraga anaerobik bertujuan untuk menguatkan bagian otot tertentu. Bahan bakar utama yang digunakan untuk menghasilkan energi ketika melakukan olahraga anaerobik adalah gula dalam otot atau glikogen. Glikogen akan habis sekitar 2 jam setelah digunakan.

Selama olahraga ini dilakukan, tubuh akan menghasilkan asam laktat, yaitu hasil dari pembakaran glikogen menjadi energi. Asam laktat yang jumlahnya cukup tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan kram pada otot dan kelelahan yang berlebihan. Oleh karena itu, olahraga anaerobik hanya dilakukan dalam waktu yang singkat untuk menghindari gangguan fungsi tubuh yang mungkin muncul.

Jika olahraga aerobik dilakukan untuk menurunkan berat badan, maka olahraga anaerobik ini berfungsi untuk menjaga berat badan dan membentuk massa otot. Sebenarnya, kalori yang dibakar oleh tubuh akan lebih banyak jika tubuh memiliki massa otot yang lebih banyak, oleh karena itu dengan melakukan olahraga anaerobik kalori yang terbakar bisa lebih banyak. Selain itu olahraga ini bermanfaat juga melatih kekuatan otot dan tulang serta menurunkan risiko terkena osteoporosis.

Untuk latihan Anda bisa memulai dengan mengangkat beban yang ringan dengan melakukannya berulang-ulang 12 hingga 20 kali. Jenis olahraga anaerobik lainnya adalah berlari sprint karena membutuhkan energi yang banyak dan menimbulkan kelelahan setelah melakukannya.

Sudah tahu kan pengertian dan fungsi masing-masing, AEROBIK dan ANAEROBIK?

Mana yang Lebih Sesuai Untuk Diri Saya?

Setelah mengetahui penjelasan mengenai AEROBIK dan ANAEROBIK, mengenai pengertian dan manfaat yang dihasilkan pada masing-masing jenisnya, tanyakan kepada diri Anda apa tujuan yang sudah Anda tentukan sebelumnya?

“Aku ingin menurunkan berat badanku!”

atau . . .

“Aku ingin meningkatkan massa otot, dan membentuk lenganku!”

“Aku ingin memiliki tubuh berotot seperti binaragawan!”

Dari beberapa pernyataan diri tersebut, mana yang sesuai dengan Anda? 🙂

Sesuaikan dengan tujuan, agar usaha yang dilakukan tepat dan lebih efektif!

Selamat berjuang!

Mari hidup sehat! 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *