Dilarang Keramas Saat Haid! Mitos atau Fakta?

Ada berbagai larangan saat haid yang beredar di masyarakat khususnya kaum hawa yang menjalani periode menstruasi setiap bulannya. Menstruasi atau haid adalah suatu siklus periodik bulanan yang akan dialami oleh setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas.

Salah satunya adalah larangan keramas saat haid.

Namun, apakah informasi terkait hal yang tidak boleh dilakukan saat haid seperti contoh di atas benar adanya? Atau hanya sekadar mitos turun temurun?

Tentunya kita pernah mendengar pendapat atau pandangan dari beberapa teman kita bahkan mungkin kita sendiri yang memberikan pendapat tersebut seputar hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menstruasi, atau biasanya disebut dengan mitos apabila pendapat yang berkaitan dengan menstruasi tidak didasari atas fakta medis atau klinisnya.

Tidak boleh Keramas saat haid, merupakan pandangan yang tidak didukung oleh data kesehatan yang ilmiah. Sehingga tetap jaga kebersihan rambut Anda dengan berkeramas saat mengalami haid. Pori-pori di permukaan kulit tubuh memang selalu dalam kondisi terbuka, karena merupakan tempat tertanamnya rambut dan saluran kelenjar keringat dan minyak.

Secara alamiah, kulit kepala memiliki folikel rambut/lubang tempat tumbuh rambut) yang memproduksi minyak/ sebum yang berfungsi untuk melembabkan kulit kepala dan rambut. Karena Kita tinggal di negara tropis, kulit cenderung berkeringat dan bila tidak dibersihkan dengan rutin, justru menjadi pemicu terjadinya masalah kulit kepala yang akhirnya membuat rambut tidak sehat bahkan rontok.

Menjaga kebersihan rambut memang penting. Hanya saja, pada wanita, keramas saat sedang datang bulan kerap diyakini bisa memicu sakit kepala karena kondisi pori-pori kepala sedang terbuka.

Menanggapi hal ini, dr Sita Ayu Arumi SpOG dari RS Bunda Jakarta menuturkan bahwa pori-pori di kulit kepala biasanya akan lebih terbuka ketika butuh penguapan. Misalnya, saat tubuh kepanasan dan berkeringat, maka pori-pori kulit kepala akan terbuka supaya bisa mengeluarkan keringat.

Memang, menurut dr Sita, pada beberapa wanita periode Pra Menstrual Syndrome (PMS) bisa memicu sakit kepala selain timbul keluhan lain seperti kram perut dan merasa tidak enak badan. Namun, pada kondisi ini, sakit kepala dipicu perubahan hormonal yang terjadi sebelum dan saat haid.

Justru, ketika haid wanita disarankan untuk tetap memperhatikan kebersihan tubuhnya, termasuk kebersihan kepala dan rambut. Apalagi, secara alami rambut akan mengeluarkan zat minyak. Sehingga, mengeramasi rambut dengan teratur pun amat penting.

dr Sita mencontohkan ketika tidak keramas beberapa hari saja, pastinya rambut akan lengket serta berminyak dan kondisi ini bisa berdampak buruk. Misalnya saja jadi timbul ketombe atau gatal-gatal di kulit kepala.

Jadi, sekarang Anda sudah mengetahui bahwa larangan keramas saat haid hanyalah mitos belaka. Yuk, tinggalkan mitos tersebut tetaplah jaga kebersihan. Meski sedang haid, keramaslah minimal 3 minggu sekali.

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *