Jarang Kencing? Hati2 Batu Ginjal!

Pengertian Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal (nefrolitiasis) adalah kondisi ketika di dalam ginjal terbentuk material keras menyerupai batu. Material ini terbentuk dari limbah zat-zat dalam darah yang disaring ginjal, kemudian mengendap dan lama-kelamaan mengkristal. Pengendapan biasanya terjadi karena Anda tidak mengonsumsi air sesuai anjuran, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau memiliki kondisi medis yang bisa memengaruhi kadar senyawa tertentu dalam urine.

Secara alami, ginjal membersihkan darah tiap hari dengan menyaring zat-zat limbah yang terdapat di dalamnya untuk selanjutnya dibuang dalam bentuk urine. Terkadang zat-zat tersebut kadarnya terlalu banyak dibanding cairan yang berfungsi sebagai pelarut sehingga tidak dapat sepenuhnya terbuang oleh tubuh dan mengendap di dalam ginjal kemudian membentuk batu.

Penyakit batu ginjal cukup umum terjadi pada orang-orang berusia 30-60 tahun, dan dapat diderita oleh pria maupun wanita. Namun, pria memiliki risiko lebih tinggi daripada wanita. Dari penelitian yang pernah dilakukan, hal tersebut diduga terkait dengan penyumbatan saluran kencing pria.

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat: batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin. Perbedaan jenis batu ginjal akan memengaruhi tindakan pengobatan serta pencegahan.

Gejala

Biasanya, jika ukuran batu ginjal sangat kecil, Anda tidak akan merasakan gejala apa pun. Batu ginjal tersebut akan keluar secara alami melalui ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih).

Anda baru akan merasakan sesuatu jika ukuran batu lebih besar dari ureter. Pada saat akan buang air kecil, batu akan bergesekan dengan dinding ureter sehingga menyebabkan iritasi atau bahkan luka. Ini sebabnya pada urine terlihat darah. Batu juga bisa menyumbat ureter atau uretra (saluran akhir pembuangan urinee ke luar tubuh) sehingga pengeluaran urine terhambat. Terdapat darah dalam urine—yang disebabkan oleh gesekan batu ginjal terhadap ginjal atau ureter.

Pencegahan Batu Ginjal

Untuk menjaga agar fungsi ginjal tetap sehat, berikut adalah 5 hal yang penting dilakukan, antara lain:

1. Atasi Infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing pada umumnya terjadi akibat bakteri. Apabila infeksi ini tidak ditangani maka bakteri penyebab infeksi tersebut dapat bergerak naik ke atas dan menginfeksi ginjal sehingga menyebabkan fungsi ginjal terganggu.

2. Jangan Pelihara Hipertensi.

Tekanan darah yang tinggi atau hipertensi menyebabkan jantung kita bekerja lebih berat dari biasanya dan dalam jangka waktu panjang dapat merusak pembuluh darah dalam tubuh kita. Apabila pembuluh darah yang rusak terdapat di ginjal maka fungsi ginjal akan terganggu. Hal ini kemudian dapat berperan menaikkan tekanan darah juga sehingga menjadi sebuah lingkaran setan.

3. Jauhi obat atau makanan atau minuman yang sifatnya sebagai “racun” ginjal.

Menjaga apa yang kita makan sangat penting dalam membantu kerja ginjal supaya tetap bekerja optimal. Minuman bersoda, alkohol, dan juga beberapa minuman berenergi yang tinggi kalori dapat mempengaruhi fungsi ginjal dalam jangka panjang.

4. Minum Air Putih yang cukup.

Mengkonsumsi air minum sesuai rekomendasi, yaitu 8 gelas sehari akan membantu meringankan fungsi ginjal dan juga mencegah terjadinya penumpukan mineral yang dapat berakibat pada terjadinya batu ginjal. Jika Anda mengonsumsi cukup air, warna urine akan terlihat cerah.

5. Kontrol Gula Darah

Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat ginjal bekerja terlalu berat sehingga menggangu fungsi kerjanya secara umum. Hal ini disebabkan karena kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal menyaring terlalu banyak darah (volume tinggi). Apabila ginjal bekerja terlalu berat, lama kelamaan performanya akan menurun dan akan terjadi kebocoran dari saringannya.

Mengingat ginjal punya fungsi penting dalam kelangsungan sistem kerja tubuh, maka menjaga kesehatan ginjal tak boleh disepelekan. Utamakan pola hidup sehat yang termasuk pola makan sehat, olahraga secara rutin, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Cegah sakit, jangan pelihara penyakit! Sayangilah diri Anda mulai sekarang!

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *