Kanker Kulit – Penyebab, Gejala dan Penanganan

Apa itu Kanker Kulit?

Kanker kulit adalah pertumbuhan kulit tidak normal yang diakibatkan oleh kerusakan pada kulit. Sebagian besar kanker kulit adalah kanker lokal yang bersifat merusak (ganas) pada pertumbuhan kulit. Mereka berasal dari sel-sel epidermis, lapisan superfisial kulit.

Karsinoma sel basal dan kanker sel skuamosa adalah bentuk penyakit kanker kulit yang jarang bermetastasis. Penyakit kanker kulit ini juga disebut sebagai kanker kulit non-melanoma, mereka sangat dapat disembuhkan apabila diobati ketika stadium dini. Melanoma maligna (maligna artinya ganas) – terdiri dari sel-sel pigmen kulit yang abnormal, yang disebut melanosit – menyumbang hanya 10 persen dari semua kasus kanker kulit di Inggris. Namun, jika tidak diobati dapat menyebar ke organ lain (metastasis) dan sulit untuk dikontrol. Melanoma maligna menyebabkan sebagian besar kematian akibat kanker kulit.

Penyebab Kanker Kulit

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit kanker kulit. Beberapa di antaranya adalah kelainan kromosom, keturunan atau faktor genetika, hingga virus yang mematikan. Inilah yang membuat gejala kanker kulit akan berbeda pada setiap pengidap.

Tak hanya itu, paparan sinar matahari secara langsung pada kulit secara terus-menerus juga bisa memicu seseorang terkena kanker kulit. Kamu perlu tahu, matahari menjadi sumber utama sinar ultraviolet. Ada tiga jenis sinar ultraviolet, yaitu A, B, dan C. Dari ketiganya, sinar UVC adalah yang paling berbahaya. Meski begitu, UVC akan hilang terserap oleh atmosfer sebelum mampu sampai ke kulit kamu. Namun, kamu tetap perlu waspada, karena sinar UVA dan UVB juga berpotensi besar terhadap kerusakan kulit.

Radiasi Ultraviolet (UV) dari matahari adalah penyebab nomor satu dari penyakit kanker kulit. Paparan sinar matahari kumulatif menyebabkan kanker sel terutama kanker sel basal dan kanker sel skuamosa, sementara paparan terbakar sinar matahari yang parah, biasanya sebelum usia 18 tahun, dapat menyebabkan melanoma maligna di kemudian hari. Penyebab kurang umum lainnya adalah paparan berulang sinar-X dan pajanan terhadap bahan kimia tertentu.

Gejala Kanker Kulit

Nah, berikut ini adalah beberapa ciri awal kanker kulit dan gejalanya yang bisa kamu cermati:

1. Permukaan Kulit Menjadi Gatal dan Nyeri

Sebagian besar orang menganggap rasa gatal yang muncul pada permukaan kulit hanyalah karena gigitan serangga. Padahal, bisa saja kamu sedang mengalami gejala awal penyakit kanker kulit. Saat permukaan kulit kamu terasa gatal dan nyeri, ini tanda bahwa sel kanker sedang mulai menyerang sel kulit tubuh yang sehat.

2. Muncul Bercak-Bercak pada Kulit

Semakin lama, bercak ini akan semakin melebar. Oleh karena itu, jangan sepelekan jika terdapat bercak seperti lingkar berwarna kecoklatan atau hitam pada kulit kamu, karena ini adalah tanda awal terjadinya penyakit kanker kulit.

3. Kulit Berubah Warna

Kondisi ini disebabkan karena sel yang memproduksi melanin atau pigmen kulit bermutasi dan berubah menjadi sel kanker.  pigmen kulit yang rusak akibat sel kanker. Perubahan ini disebabkan karena tingginya paparan radiasi dari sinar UV pada kulit.

4. Kulit Besisik

Rusaknya sel kulit akibat sel kanker membuat kulit tidak mampu mengalami regenerasi, sehingga akan muncul sisik pada permukaannya.

5. Adanya Benjolan pada Permukaan Kulit

Benjolan ini umumnya akan muncul pada bagian tubuh atau kulit yang lebih sering terpapar sinar matahari langsung.

Pengobatan Kanker Kulit

Pengobatan kanker kulit adalah tergantung jenis kanker kulit, ukuran dan area, perkembangan dan preferensi pasien.

Pengobatan standar untuk kanker non-melanoma kulit – karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa – meliputi:

1. Eksisi bedah – memotong kanker kulit
2. Kuret dan elektrokauter – menggoreskan secara fisik ke sel-sel kanker kulit diikuti oleh elektrokauter, menggunakan probe listrik kecil untuk membakar atau menghancurkan jaringan
3. Cryosurgery atau pembekuan
4. Radioterapi
5. Obat – dalam bentuk krim, cairan, atau salep
6. Terapi Photodynamic (PDT) – pengobatan yang relatif baru untuk pengobatan karsinoma sel basal. Setelah pemberian obat peka cahaya khusus (dalam bentuk krim) telah diterapkan ke daerah yang terkena kulit, cahaya bersinar pada kulit dengan kuat, sehingga mengaktifkan obat dan membunuh sel-sel kanker.

Pencegahan Kanker Kulit

Tidak ada yang benar-benar dapat mencegah kerusakan akibat sinar matahari, meskipun kulit kadang-kadang dapat memperbaiki dirinya sendiri, tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai melindungi diri dari matahari. tips ini untuk membantu mencegah kanker kulit :

– Oleskan krim matahari dengan perlindungan matahari (SPF) 15 atau lebih besar sebelum terpapar sinar matahari.
– Kenakan pakaian pelindung sinar matahari, termasuk topi
– Pilih produk kosmetik dan lensa kontak yang menawarkan perlindungan UV
– Hindari paparan sinar matahari langsung sebanyak mungkin selama jam puncak radiasi UV – 11:00-15:00
– The British Association of Dermatologists menyarankan untuk tidak menggunakan lampu matahari
– Periksa kulit Anda secara teratur dan mandiri, serta pahami setiap jengkal tahi lalat di tubuh sehingga dapat melihat adanya perubahan atau tahi lalat baru
– Sekitar 80 persen dari paparan matahari seseorang diperoleh sebelum usia 18 tahun.

Semoga Sehat Selalu,

@doktercare

(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *