Masih Muda? Bisa Kena Asam Urat Juga Lho!

Penyakit asam urat (Gout) merupakan bentuk dari penyakit arthritis yang menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan rasa sakit yang datang secara tiba-tiba pada sendi tubuh Anda. Penyakit ini dapat menyerang seluruh sendi di tubuh, akan tetapi sendi lutut, pergelangan kaki, telapak kaki, dan juga jempol adalah bagian yang paling sering terkena asam urat.

Sebenarnya asam urat merupakan senyawa alami yang diproduksi tubuh. Selama kadar asam urat dalam tubuh normal, Anda tidak akan mengalami masalah. Namun ketika kadarnya melonjak naik, barulah bisa bisa memicu penyakit.

Seringnya penyakit asam urat dikaitkan dengan orang lanjut usia, padahal asam urat tinggi dapat memengaruhi semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Penyebab asam urat adalah ketika kadar asam urat terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinja. Sementara pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam uratnya terlalu banyak dan tidak dapat diolah oleh tubuh. Akibatnya zat tersebut akan membentuk kristal dan menumpuk di sekitar sendi, yang pada akhirnya menyebabkan peradangan.

Lantas, apa yang menyebabkan kadar asam urat di dalam tubuh tinggi? Penyebab asam urat tinggi adalah ketika Anda terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin.
Purin sendiri merupakan suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh tapi terkandung juga di dalam beberapa jenis makanan. Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin, maka tubuh akan mengolahnya menjadi asam urat.
Memang biasanya penderita asam urat adalah orang yang berusia lanjut, karena zat purin yang sudah dikonsumsinya selama bertahun-tahun ini terakumulasi dan timbulah asam urat. Penumpukan zat purin yang mengakibatkan asam urat ini sebenarnya bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat, dengan membatasi konsumsi makanan yang mengandung banyak zat purin, rutin berolahraga dan minum air putih 8-10 gelas sehari.
Penyakit asam urat di usia muda bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah karena faktor keturunan. Penyakit asam urat dapat diwariskan. Ini berarti, risiko Anda untuk mengalami penyakit asam urat dapat meningkat berlipat ganda bila ada salah satu anggota keluarga yang juga mengalami penyakit tersebut.
Selain itu, kadar asam urat ini akan semakin tinggi jika Anda adalah orang yang hobi mengonsumsi makanan yang tinggi purin, seperti daging, seafood, jeroan, kacang-kacangan, termasuk minuman beralkohol atau yang mengandung pemanis (fruktosa). Penyakit asam urat juga bisa diawali dari penyakit lain, adanya kondisi hipertensi atau darah tinggi, diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung dan ginjal.
Kelebihan berat badan atau obesitas juga membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat. Peristiwa ini menyebabkan ginjal untuk membuang asam urat tersebut, sehingga kadarnya berlebihan di dalam tubuh.
Meski berbahaya dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya, asam urat adalah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.Beberapa tindakan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk itu, di antaranya:- Kurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, makanan laut, kacang-kacangan, dan sayur hijau.- Hindari minuman yang mengandung pemanis fruktosa seperti soda, dan minuman beralkohol.- Lakukan olahraga secara rutin dan teratur, setidaknya sebanyak lima kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit per hari.- Pertahankan berat badan pada rentang ideal.

– Periksa kesehatan secara berkala ke klinik atau rumah sakit. Anda juga bisa melakukan tes asam urat dirumah, karena sekarang Alat Tes Asam Urat mudah didapatkan. Selalu kontrol kondisi tubuh Anda.

Sayangi diri Anda! (dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *