Panu , si Parasit Kulit!

Memiliki kulit yang sehat menjadi idaman bagi semua kalangan,entah laki-laki atau wanita. Bercak kecil yang muncul pada kulit dan berbeda dengan warna normal kulit pada umumnya membuat kulit menjadi tak nyaman dipandang mata dan mengganggu bagi siapapun yang mengalaminya.

Lebih putih?

Atau sebaliknya?

Seperti salah satu ciri pada penyakit atau gangguan kulit yang selama ini kita ketahui dan sangat umum terjadi di beberapa kalangan masyarakat,kita sebut dia si “Panu”.

Kenali Panu,Tuk kita Jauhi!

Panu adalah penyakit akibat infeksi jamur Malassezia yang ditemukan pada permukaan kulit. Umumnya, jamur yang secara normal tinggal pada kulit, seperti Malassezia, tidak menyebabkan masalah kesehatan. Banyak mikrobiota (atau organisme mikroskopik), termasuk jamur ini yang berperan untuk melindungi kita dari infeksi dan patogen lain yang dapat membahayakan atau menyebabkan penyakit. Jamur dapat hidup berdampingan dengan sel tubuh dalam hubungan simbiotik, dengan sel kulit dan organisme kecil saling mendukung.

Namun, kadang jamur dapat berkembang biak secara berlebihan dan memengaruhi warna atau pigmentasi alami dari kulit. Apabila hal ini terjadi, Anda dapat memiliki bagian kulit yang berwarna lebih terang atau gelap dibandingkan dengan kulit sekitar. Kondisi tidak menular ini disebut dengan tinea versicolor atau pityriasis versicolor, atau lebih dikenal dengan panu.

Kondisi ini terjadi saat jamur sejenis dari famili Malasseiza menyebabkan infeksi atau menekan sistem imun kita.

Bagaimana tanda-tanda dan gejala panu (tinea versicolor)?

Salah satu tanda dan gejala yang paling jelas dari tinea versicolor adalah warna tidak merata pada beberapa bagian kulit. Umumnya, tandanya muncul pada bagian lengan, dada, leher, atau punggung. Gejalanya ditandai dengan:

  • Berwarna lebih terang (lebih umum) atau lebih gelap dibandingkan kulit sekitar
  • Jadi merah muda, merah, gelap, atau cokelat
  • Kering, gatal, dan bersisik
  • Makin kentara kalau berjemur
  • Rentan menghilang di cuaca yang lebih dingin dan tidak begitu lembap

Panu yang muncul pada orang dengan kulit gelap dapat menyebabkan kehilangan warna kulit. Kondisi ini dikenal sebagai hipopigmentasi. Bagi beberapa orang, kulit yang terkena jamur ini dapat menggelap, bukannya terang. Kondisi ini disebut hiperpigmentasi.

Apa penyebab panu (tinea versicolor)?

Penyebab dari panu adalah saat Malassezia berkembang dengan cepat dan tidak terkendali pada permukaan kulit.  Berikut beberapa faktor yang dapat mendorong perkembangan jamur pada kulit adalah :

  • Cuaca panas dan lembap
  • Keringat berlebih
  • Kulit Berminyak
  • Sistem imun yang melemah
  • Perubahan hormon
Beberapa Faktor lain yang dapat meningkatkan seseorang terkena panu (tine versicolor) , antara lain:

  • Riwayat keluarga terhadap penyakit ini
  • Keringat berlebih
  • Iklim lembap dan hangat
  • Sistem imun yang lemah
  • Menggunakan obat yang melemahkan sistem imun
  • Beberapa jenis kanker

Pengobatan

Bagaimana panu (tinea versicolor) didiagnosis?

Apabila dokter menduga seseorang  terkena penyakit gangguan kulit ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan.

Penggoresan pada kulit dapat menjadi alternatif lain  untuk pengambilan sel yang bertujuan untuk  pengujian kandungan sel kulit,dengan cara dilihat menggunakan mikroskop untuk mengetahui sel kulit tersebut mengandung jamur penyebab panu (tine versicolor) atau tidak.

Dokter juga dapat melakukan biopsi atau sampel jaringan pada kulit dan tes jamur pada lapisan kulit luar. Sampel jamur pada kulit juga dapat dites pada kultur jamur untuk melihat apakah penderita memiliki kondisi tersebut atau tidak.

Dokter juga dapat menggunakan Wood’s lamp, mesin spesial yang menggunakan sinar ultraviolet, untuk melihat kulit seseorang . Apabila terdapat jamur, kulit akan tampak kuning atau hijau di bawah sinar tersebut.

Bagaimana cara menyembuhkan panu?

Dokter akan menentukan pilihan perawatan yang memungkinkan tergantung dengan seberapa parahnya kondisi yang penderita miliki. Dalam beberapa kasus ringan, kita dapat memilih untuk mengatasi kondisi ini di rumah. Krim atau sabun antijamur yang dijual umum dapat efektif membunuh infeksi.

Biasanya dokter juga memberikan resep obat lain , seperti salep krim yang dapat langsung di oleskan pada permukaan kulit,atau pil sebagai resep lain untuk mengatasinya selain salep / krim.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan  yang dapat dilakukan untuk mengatasi panu (tinea versicolor) di rumah?

Berikut adalah gaya hidup atau pengobatan  yang dapat dilakukan untuk  membantu penderita mengatasi panu / tinea versicolor di rumah :

  • Hindari panas berlebih.
  • Hindari berjemur atau berada di bawah paparan sinar matahari berlebihan. Berjemur menyebabkan panu lebih mudah terlihat.
  • Hindari terlalu banyak berkeringat.
  • Hentikan penggunaan produk perawatan kulit yang berminyak. Gunakan produk yang tidak berminyak atau non-komedogenik.
  • Kenakan pakaian longgar,
  • Jangan gunakan tanning bed atau sun lamp. Hal-hal tersebut menyebabkan panu/ tinea versicolor lebih terlihat.

Sayangi diri Anda dengan menjaga kesehatan kulit dan terhindar dari Panu si Parasit Kulit!

🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *