Bepergian Jauh Melintasi Zona Waktu Yang Berbeda ? Waspada Terjadinya Jet Lag !

Ketika Anda terbang melintasi beberapa zona waktu dalam hitungan jam, Anda bergerak lebih cepat daripada jam internal tubuh Anda dapat menyesuaikan. Ketika tidak sinkron dengan waktu baru di tempat tujuan Anda, Anda dapat kesulitan tidur ketika Anda perlu dan merasa harus beristirahat.

Jet Lag adalah kelelahan sementara dan sulit tidur karena terbang melintasi zona waktu yang berbeda. Jet lag dapat terjadi kapan saja Anda bepergian dengan cepat melintasi dua atau lebih zona waktu. Semakin banyak zona waktu yang Anda lewati, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengantuk dan lamban – dan semakin lama dan semakin kuat gejala-gejalanya.

Apa Saja Gejala Jet Lag?

Gejala yang muncul dari jet lag ini dapat berbeda-beda pada setiap orang. Bisa saja hanya muncul satu gejala, tapi ada kalanya banyak. Untuk gejala umum jet lag mencakup:

•    Gangguan tidur, seperti insomnia, bangun tidur terlalu cepat atau bahkan tidur terlalu lama

•    Lelah di siang hari

•    Sulit berkonsentrasi seperti kondisi normal

•    Gangguan pencernaan, kram atau diare

•    Perasaan tak nyaman

•    Otot ngilu dan kaku

•   Gejala menstruasi bagi perempuan yang sering bepergian dengan pesawat udara

Gejala-gejala jet lag itu biasanya terjadi selama sehari atau dua kali perjalanan udara yang melintasi sedikitnya dua zona waktu. Gejala ini akan lebih parah atau akan berlangsung lebih lama jika lebih banyak lagi menembus zona waktu. Estimasinya, setiap kali menembus satu zona waktu, butuh sehari untuk menghilangkan gejala jet lag.

Pencegahan Jet Lag

Beberapa langkah dasar yang dapat membantu mencegah jet lag atau mengurangi dampaknya, antara lain:

• Datang lebih awal. Jika Anda akan menghadiri rapat atau pertemuan penting di luar negeri, datanglah beberapa hari lebih awal untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beradaptasi.

• Banyak istirahat sebelum melakukan perjalanan udara. Kurang tidur sebelum terbang akan memperparah jet lag.

• Sesuaikan jadwal bertahap sebelum berangkat. Jika Anda akan terbang ke timur, biasakan tidur satu jam lebih awal selama beberapa hari menjelang berangkat. Tidur lebih lambat satu jam selama beberapa malam sebelum terbang ke barat. Jika mungkin, dekatkan waktu makan dengan waktu makan di tempat tujuan.

• Atur jadwal baru. Atur jam Anda dengan waktu baru di tempat tujuan sebelum Anda berangkat. Ketika Anda tiba di tempat tujuan, usahakan jangan tidur hingga malam tiba, tak peduli saat itu Anda lelah.

• Banyak minum. Banyak minum air putih sebelum berangkat, selama penerbangan dan setelah tiba di tujuan. Hal ini untuk melawan efek dehidrasi dari udara kering di kabin pesawat. Dehidrasi dapat menyebabkan gejala jet lag makin parah. Selain itu, hindari alkohol dan kafein, karena kedua minuman ini hanya akan membuat Anda mengalami dehidrasi.

• Upayakan tidur di pesawat jika di tempat tujuan malam hari. Headphone dan juga penutup mata mungkin bisa membantu mengatasi kebisingan dan cahaya. Tapi jka di tempat tujuan siang, usahakan terus terjaga.

Pengobatan Jet Lag

Jet lag bukanlah kondisi medis yang serius dan berkelanjutan. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar dua hari. Untuk mengurangi dampak dari jet lag, Anda bisa berusaha membuat penyesuaian pada jam biologis di zona waktu yang baru, terutama dalam hal:

  • Makan. Usahakan makan sesuai dengan jam makan di zona waktu yang baru.
  • Tidur. Ikuti jam tidur pada zona waktu yang baru.
  • Beraktivitas. Lakukan aktivitas di luar ruangan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan rutinitas yang baru.

Jika Anda diharuskan mengonsumsi obat ketika bepergian jauh dan melintasi beberapa zona waktu, tanyakan kepada dokter sebelum Anda pergi. Dokter akan memberi tahu waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat setelah Anda tiba di lokasi tujuan.

Berikut ini adalah contoh obat atau terapi yang mungkin disarankan oleh dokter pada penderita jet lag:

  • MelatoninMelatonin adalah hormon tubuh yang berfungsi memberi tahu otak jika tubuh membutuhkan tidur. Saat Anda kesulitan tidur di malam hari setelah tiba di zona waktu yang baru, Anda mungkin akan diberikan obat yang mengandung hormon melatonin untuk memudahkan tidur. Tapi kepastian apakah obat ini efektif untuk mengatasi jet lag masih belum bisa dibuktikan secara pasti.
  • Pil tidurObat ini sangat membantu bagi beberapa orang yang mengalami jet lag. Tapi karena obat ini bisa membuat kecanduan, maka dokter jarang menganjurkan konsumsi obat ini lebih dari beberapa hari. Obat ini juga dapat menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, diare, dan hidung berair.
  • Terapi cahayaJam internal atau ritme sirkadian seseorang dipengaruhi oleh paparan cahaya matahari. Saat bepergian melintasi zona waktu, tubuh seseorang juga harus beradaptasi dengan jadwal baru terbit dan tenggelamnya matahari. Terapi cahaya dapat mempermudah proses adaptasi seseorang, dengan cara menyorotkan cahaya buatan yang meniru cahaya matahari ke mata pasien selama beberapa waktu.

Semoga sehat selalu,

@doktercare

(el)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *