Sering Nyeri di Perut Bagian Kanan Atas ? Waspada Batu Empedu !

Pengertian Batu Empedu

Batu empedu adalah gumpalan material atau kristal padat yang terbentuk dalam kantung empedu. Kantung empedu berfungsi untuk membantu tubuh dalam mencerna lemak dengan cara menyimpan dan melepaskan empedu ke usus kecil. Batu empedu biasanya terbentuk akibat tersumbatnya kantung empedu atau saluran empedu Anda. Batu empedu bisa tersusun dari campuran senyawa tertentu ataupun kolesterol.

Ukuran batu empedu bermacam-macam. Ada yang sekecil butiran pasir dan ada yang sebesar bola pingpong. Jumlah batu yang terbentuk dalam kantong empedu juga bervariasi, ada orang yang hanya memiliki satu buah batu dan ada banyak.

Penyebab Batu Empedu

Terbentuknya batu empedu berawal dari ketidakseimbangan bahan kimia penyusun empedu di dalam kantung. Sebenarnya ada berbagai macam hal yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan tersebut, tetapi ada 3 penyebab umum dari batu empedu, yaitu:

1 . Terlalu Banyak Kolesterol

Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi utama empedu adalah membantu mencerna lemak. Jika komponen kolesterol yang dikeluarkan oleh hati lebih banyak dari yang dapat dilarutkan. Maka, kolesterol yang tidak berhasil diproses berpotensi mengkristal dan mengeras menjadi batu.

2. Terlalu Banyak Bilirubin

Penyebab batu empedu lainnya yaitu penumpukan bilirubin atau pigmen warna yang terbentuk saat tubuh memecah sel darah merah. Produksi bilirubin terlalu banyak dapat mengakibatkan pembentukan batu empedu. Kondisi ini umumnya terjadi bila ada penyakit pengerasan hati (sirosis), infeksi saluran empedu, atau penyakit darah tertentu yang mengacaukan produksinya.

3. Kantung Empedu Tidak Dikosong Sepenuhnya

Kantung empedu perlu dikosongkan agar dapat berfungsi normal. Apabila kantung gagal mengosongkan empedunya hingga cairan ini terkonsentrasi secara berlebih, kondisi ini berpotensi membentuk batu empedu.

Gejala Batu Empedu

Sebagian besar kasus batu empedu tidak menunjukkan gejala yang khas. Namun, gejala tampak saat ukuran batu empedu cukup besar, sehingga menyumbat saluran kandung empedu ataupun saluran pencernaan lainnya.

Secara umum gejala batu empedu dapat berupa:

  • Nyeri mendadak dan terus-menerus pada perut kanan atas.
  • Nyeri mendadak dan terus-menerus pada perut tengah, di bawah tulang dada.
  • Nyeri punggung di antara tulang bahu Anda.
  • Nyeri di bahu kanan.
  • Demam.
  • BAB dempul, berwarna putih atau pucat.
  • Mual dan muntah.

Gejala nyeri akibat penyakit satu ini dapat berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam. Biasanya kemunculan gejala jika Anda mengonsumsi makanan tertentu dengan kadar lemak yang tinggi. Dan gejala ini dapat menjadi gejala dasar timbulnya batu empedu.

Pengobatan Batu Empedu

1 . Obat-obatan

Batu empedu bisa ditangani dengan obat-obatan hingga operasi pengangkatan kantong empedu. Walau fungsi organ ini penting, tubuh kita tetap bisa bertahan tanpa memilikinya. Tanpa kantong empedu, hati akan tetap mengeluarkan cairan empedu yang membantu dalam pencernaan lemak.

2. Operasi pengangkatan batu empedu

Pilihan operasi mungkin disarankan bila batu empedu berukuran besar dan menghambat keluarnya cairan empedu, atau kantung empedu terinfeksi. Pada banyak kasus, cara ini adalah cara terbaik untuk mengatasi keluhan-keluhan akibat adanya batu pada kantung empedu. Setelah kantung empedu diangkat, empedu yang diproduksi dari hati akan langsung mengalir ke pankreas ataupun usus kecil.

Pencegahan Batu Empedu

Penyakit batu empedu juga dapat dicegah dengan mengontrol faktor resiko agar tidak berkembang menjadi penyebab batu empedu. Pencegahannya diantara lain :

1 . Mengubah pola makan

Untuk mencegah perkembangan batu empedu kita harus menjaga pola makan kita. Kita harus bisa mengubah pola makan kita yang sebelumnya kurang sehat dengan memperbaikinya menjadi pola makan yang sehat. Yakni dengan cara makan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral. Namun, pemilihan makanan juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

2. Menurunkan berat badan

Karena sebagian besar penyebab batu empedu adalah kolesterol. Maka, kita harus mengurangi kolesterol /lemak dalam tubuh kita untuk mencegah timbulnya batu empedu. Terlebih bagi mereka yang memiliki berat badan melebihi ukuran normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *